Kenali cara kerja Nanonets dalam mengekstrak data dari invoice, faktur pajak, KTP, dan berbagai dokumen lainnya secara otomatis tanpa perlu template

Nanonets adalah platform Intelligent Document Processing (IDP) berbasis AI yang memungkinkan perusahaan mengekstrak data dari berbagai jenis dokumen seperti invoice, KTP, form, kwitansi, hingga dokumen dengan format tidak seragam secara otomatis dan akurat, tanpa perlu input data manual satu per satu.
Di Indonesia, Nanonets dihadirkan oleh PT United Teknologi Integrasi (UTI) selaku principal partner, untuk membantu perusahaan mengotomasi proses pengelolaan dokumen yang selama ini masih dikerjakan manual oleh tim operasional maupun finance.
Nanonets adalah software berbasis Optical Character Recognition (OCR) dan Machine Learning yang mampu "membaca" dan memahami isi dokumen layaknya manusia, lalu mengubahnya menjadi data terstruktur yang siap dipakai di sistem lain. Berbeda dari OCR konvensional yang hanya membaca teks secara literal, Nanonets menggunakan AI untuk memahami konteks dokumen, sehingga tetap akurat meski format dokumen dari tiap vendor atau sumber berbeda-beda.
Berbeda dari OCR tradisional yang membutuhkan rules atau template khusus untuk tiap jenis dokumen, Nanonets dapat mengekstrak data dari dokumen tidak terstruktur (unstructured) seperti invoice dan kwitansi tanpa perlu pengaturan template terlebih dahulu. Output yang dihasilkan berupa data key-value pair yang sudah terstruktur, bukan sekadar teks mentah yang masih perlu diolah manual.
Nanonets mampu mendeteksi dan mengekstrak tabel dalam dokumen termasuk tabel kompleks dengan banyak baris dan kolom lengkap dengan klasifikasi header dan baris. Ini sangat berguna untuk dokumen seperti invoice dengan banyak line item, yang jika diproses manual biasanya paling memakan waktu.
Nanonets menyediakan dua pendekatan sesuai kebutuhan:
Nanonets sudah menyediakan model siap pakai untuk berbagai kategori dokumen yang umum digunakan perusahaan di Indonesia, di antaranya:
Nanonets dapat diimplementasikan sesuai kebutuhan infrastruktur perusahaan:
Data yang sudah diekstrak tersedia dalam format JSON terstruktur (termasuk koordinat posisi data di dokumen), sehingga mudah diintegrasikan ke sistem ERP, akuntansi, atau database lain yang digunakan perusahaan.
Beberapa tanda perusahaan membutuhkan solusi seperti Nanonets:
Nanonets cocok digunakan oleh perusahaan di berbagai industri yang memproses dokumen dalam volume tinggi, termasuk sektor keuangan, logistik, retail, manufaktur, hingga kesehatan — khususnya tim yang menangani invoice, dokumen pengiriman, klaim, atau data pelanggan dalam jumlah besar setiap harinya.
Secara garis besar, alur kerja Nanonets berjalan dalam beberapa tahap:
Perusahaan yang masih mengandalkan input data manual dari dokumen biasanya membutuhkan waktu lama untuk memproses dokumen dalam jumlah besar, dengan risiko human error yang tinggi terutama saat volume dokumen meningkat. Dengan Nanonets, proses ekstraksi data berjalan otomatis dan konsisten, sehingga waktu pemrosesan dapat dipangkas signifikan tanpa mengorbankan akurasi.
Ekstraksi data yang dilakukan Nanonets sering menjadi langkah awal sebelum data tersebut diproses lebih lanjut oleh sistem otomasi seperti RPA (Robotic Process Automation). Setelah data dari dokumen berhasil diekstrak secara terstruktur, RPA dapat melanjutkan proses seperti pencocokan data, validasi, hingga approval — sehingga keseluruhan alur kerja, mulai dari dokumen masuk hingga proses selesai, dapat berjalan otomatis tanpa input manual.
Kombinasi ini banyak diterapkan pada proses Accounts Payable, misalnya data invoice yang diekstrak oleh Nanonets kemudian dicocokkan secara otomatis dengan Purchase Order dan Receiving Report menggunakan Cyclone RPA.
Untuk memahami lebih lanjut, Anda dapat membaca:
Apakah Nanonets hanya bisa membaca invoice? Tidak. Nanonets dapat dikonfigurasi untuk membaca berbagai jenis dokumen, mulai dari invoice, kwitansi, KTP, kontrak, hingga dokumen custom sesuai kebutuhan bisnis perusahaan.
Apakah Nanonets memerlukan format dokumen yang seragam? Tidak. Salah satu keunggulan utama Nanonets adalah kemampuannya mengekstrak data dari dokumen tidak terstruktur tanpa perlu template atau rules setup terlebih dahulu, berkat teknologi AI yang digunakan : baik lewat AI Model yang dilatih dengan beberapa contoh dokumen, maupun GenAI Model yang bisa langsung ekstraksi tanpa training sama sekali.
Apakah Nanonets bisa dipasang di server perusahaan sendiri (on-premises)? Bisa. Nanonets menyediakan tiga pilihan delivery: Cloud API, Hybrid (proses AI di cloud namun ekstraksi tetap di server perusahaan), dan On-Premises penuh menggunakan Docker di server perusahaan.
Siapa yang menghadirkan Nanonets di Indonesia? Nanonets dihadirkan di Indonesia oleh PT United Teknologi Integrasi (UTI) selaku principal partner, yang membantu perusahaan mengimplementasikan solusi ini sesuai kebutuhan bisnis masing-masing.
Ingin tahu bagaimana Nanonets bisa membantu mengotomasi pengelolaan dokumen di perusahaan Anda? intelligent document processing Nanonets
Aditya Permana•30 Sep 2026
Aditya Permana•30 Sep 2026Bergabunglah dengan ratusan klien enterprise yang telah mempercepat pertumbuhan bisnis mereka melalui infrastruktur TI yang tangguh dan solusi otomatisasi cerdas dari UTI.
Aditya Permana •30 Sep 2026