UTI hadir di Digital Transformation Indonesia (DTI) 2026 pada 5-6 Agustus 2026 di Hall A & B, Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan. Tahun ini DTI digelar sebagai satu event besar yang menyatukan empat segmen sekaligus, DTI-CX, DCTI-CX, DTI-HR, dan CRD-CX, dan UTI ambil bagian di Booth 85B membawa Cyclone RPA, Nanonets, Docuflo, dan Tilaka sebagai satu alur kerja otomasi dokumen yang bisa dilihat langsung.
DTI selalu jadi salah satu acara yang paling ditunggu tim marketing UTI setiap tahun. Bukan cuma karena skalanya besar, tapi karena di sinilah orang-orang IT, finance, dan operasional dari berbagai perusahaan datang dengan masalah yang sama: proses manual yang bikin capek, dokumen yang entah kenapa selalu susah dicari, dan sistem yang jalan sendiri-sendiri tanpa saling terhubung.
Yang bikin edisi 2026 ini agak beda dari tahun-tahun sebelumnya, DTI ga cuma jalanin DTI-CX sendirian. Sekarang empat acara digabung jadi satu momentum: DTI-CX untuk transformasi digital enterprise, DCTI-CX yang fokus ke data center dan infrastruktur digital, DTI-HR soal transformasi SDM, dan CRD-CX yang membahas ketahanan siber. Semuanya jalan bareng di tanggal dan tempat yang sama, jadi satu tempat kunjungan bisa nyenggol banyak topik sekaligus. Buat UTI yang portofolionya emang nyambung ke beberapa segmen itu, dari automation, dokumen digital, sampai infrastruktur jaringan lewat kemitraan Huawei dan Fortinet, ini momentum yang pas.
Sekilas soal DTI 2026
Digital Transformation Indonesia (DTI) tahun ini digelar 5-6 Agustus 2026 di Hall A & B, JICC Senayan, Jakarta, dengan dukungan dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sebagai patron, serta co-host dari Komdigi, BSSN, Mastel, dan APJII. Skalanya cukup besar, ratusan perusahaan teknologi ikut jadi exhibitor dan ribuan pengunjung dari berbagai sektor industri datang selama dua hari acara.
Format tahun ini yang menyatukan empat segmen sekaligus, DTI-CX, DCTI-CX, DTI-HR, dan CRD-CX, bikin acaranya kerasa lebih lengkap. Pengunjung yang awalnya cuma tertarik soal otomasi proses bisnis, misalnya, bisa aja mampir juga ke area data center atau sesi soal keamanan siber, karena semuanya ada di satu venue yang sama.
Yang Ditampilkan UTI di Booth 85B
Biasanya kalau ke pameran, orang datang dengan satu masalah spesifik di kepala. Ada yang pusing sama tumpukan invoice, ada yang capek nyari dokumen lama, ada juga yang proses approval-nya masih bolak-balik lewat email dan WhatsApp. Nah, di Booth 85B, tim UTI coba jawab semua itu sekaligus lewat empat solusi yang ditata biar terlihat saling terhubung, bukan dipajang terpisah kayak produk di rak toko.
- Cyclone RPA, buat otomasi kerjaan berulang seperti invoice processing dan 3-way matching
- Nanonets, platform berbasis AI yang bisa baca dan tarik data dari invoice, KTP, sampai dokumen bisnis lainnya, jauh lebih cepat dibanding input manual
- Docuflo, tempat semua dokumen perusahaan disimpan rapi dan gampang dicari kapan pun dibutuhkan
- Tilaka, tanda tangan elektronik dan identitas digital tersertifikasi, jadi proses approval dokumen bisa selesai tanpa perlu cetak-tanda tangan-scan lagi
- Infrastruktur IT dan jaringan enterprise, kerja sama dengan Huawei Enterprise, Fortinet, dan HPE, biar semua sistem di atas jalan stabil
Yang paling sering bikin pengunjung berhenti dan nanya lebih jauh justru bukan salah satu produk secara spesifik, tapi pas mereka lihat gimana keempatnya bisa jalan berurutan: dokumen masuk lewat Nanonets, diproses Cyclone, disetujui pakai Tilaka, terus tersimpan otomatis di Docuflo. Kelihatan simpel, tapi buat perusahaan yang selama ini masih ngerjain semua itu manual, itu selisih waktu yang lumayan berasa.
Cerita dari Lapangan: Pertanyaan yang Paling Sering Muncul
Selama dua hari di booth, ada pola pertanyaan yang lumayan sering muncul dari pengunjung. Banyak yang nanya soal integrasi, apakah sistem ini bisa disambungkan ke ERP yang sudah mereka pakai, atau apakah data yang diproses aman kalau lewat cloud. Ada juga yang lebih penasaran soal berapa lama waktu implementasinya, karena kebanyakan sudah pernah kapok pindah sistem yang malah bikin ribet di awal.
Tim UTI yang jaga booth memang bukan cuma orang sales, tapi juga yang paham betul cara kerja tiap produk, jadi pertanyaan teknis kayak gitu bisa langsung dijawab di tempat tanpa perlu janjian meeting lagi. Beberapa pengunjung bahkan langsung minta demo pakai contoh dokumen mereka sendiri, dan kelihatan jelas di wajah mereka pas ternyata prosesnya jauh lebih cepat dari yang dibayangkan.
Kesimpulan
Ikut DTI-CX 2026 jadi kesempatan buat UTI menunjukkan sesuatu yang selama ini agak susah dijelaskan lewat brosur atau email blast saja: bagaimana Cyclone RPA, Nanonets, Docuflo, dan Tilaka sebenarnya dirancang untuk saling melengkapi. Kadang penjelasan paling meyakinkan memang bukan lewat kata-kata, tapi lewat demo yang bisa dilihat dan dicoba langsung.
Ga sempat mampir ke Booth 85B? Tenang, tim UTI tetap bisa kasih demo yang sama kapan pun Anda siap.
FAQ Seputar UTI di DTI-CX 2026
Kapan dan di mana UTI hadir di DTI 2026?
UTI berpartisipasi di DTI 2026 pada 5-6 Agustus 2026, bertempat di Hall A & B, Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, di Booth 85B.
Apa itu DTI 2026 dan kenapa ada 4 segmen sekaligus?
DTI (Digital Transformation Indonesia) 2026 menggabungkan empat acara sekaligus dalam satu venue dan waktu yang sama, yaitu DTI-CX untuk transformasi digital enterprise, DCTI-CX untuk data center dan infrastruktur digital, DTI-HR untuk transformasi SDM, dan CRD-CX untuk ketahanan siber.
Produk apa saja yang ditampilkan UTI di DTI-CX 2026?
UTI menampilkan Cyclone RPA untuk otomasi proses finance, Nanonets untuk ekstraksi dokumen berbasis AI, Docuflo untuk manajemen dokumen, Tilaka untuk tanda tangan elektronik, serta solusi infrastruktur IT dan jaringan enterprise.
Apakah bisa berdiskusi dengan UTI meski tidak sempat hadir di DTI-CX 2026?
Bisa. Tim UTI tetap dapat dihubungi melalui WhatsApp atau kanal resmi lainnya untuk konsultasi dan demo produk kapan saja, tanpa harus menunggu acara pameran berikutnya.
Apakah bisa minta demo pakai dokumen perusahaan sendiri?
Bisa. Tim UTI biasa mengajak calon klien mencoba proses ekstraksi dan otomasi langsung menggunakan contoh dokumen mereka sendiri, baik saat pameran maupun lewat sesi demo terpisah.