Bongkar rahasia Sunpride ubah dokumen PO menjadi Sales Order otomatis di SAP tanpa ketik manual. Simak studi kasus integrasi Nanonets OCR & Cyclone RPA!
Aditya Permana
PT Sewu Segar Nusantara (Sunpride), distributor buah segar dengan jaringan retail besar seperti Indomaret, Lion Superindo, dan Hari-Hari, menjalankan automasi Sales Order dari Purchase Order (PO) secara end-to-end di SAP menggunakan kombinasi Nanonets OCR dan Cyclone RPA. Dari PO yang datang dalam berbagai format lewat puluhan website customer dan email, proses ini kini berjalan end-to-end tanpa input manual, mulai dari ekstraksi data, validasi item, sampai SO tercipta otomatis di sistem.
Distributor buah segar seperti Sunpride tidak cuma berurusan dengan barang yang mudah busuk, mereka juga berurusan dengan puluhan customer besar yang masing-masing punya cara sendiri mengirim Purchase Order. Ada yang lewat portal khusus, ada yang lewat email, formatnya PDF atau hasil scan, bahkan istilah produknya beda-beda antar retailer. Satu PO berarti satu proses input manual dari nol.
Dalam studi kasus (case study) ini, kita akan membedah bagaimana Sunpride, bekerja sama dengan UTI, mengubah proses yang tadinya sepenuhnya manual ini menjadi alur otomatis end-to-end, dari PO masuk sampai Sales Order tercipta di SAP, menggunakan kombinasi Nanonets OCR dan Cyclone RPA.
PT Sewu Segar Nusantara, yang beroperasi dengan brand Sunpride, adalah salah satu pemain utama di industri FMCG dan distribusi fresh produce yang memasok ke jaringan ritel besar di Indonesia, mulai dari Indomaret, Lion Superindo, hingga Hari-Hari. Tiap customer mengirimkan Purchase Order lewat website atau portal masing-masing dengan format dokumen yang beda-beda, yang kemudian harus diproses jadi Sales Order di sistem ERP SAP milik Sunpride.
Bisnis distribusi fresh produce di sektor FMCG punya tantangan unik: volume order tinggi, siklus cepat karena barang mudah busuk, dan customer besar yang masing-masing punya standar dokumen sendiri. Kombinasi ini bikin proses order-to-cash jadi salah satu titik paling rawan bottleneck operasional.
Sebelum implementasi automasi, proses pengambilan, pembacaan, dan input PO ke sistem ERP masih dilakukan sepenuhnya manual. Beberapa tantangan utama yang dihadapi tim operasional Sunpride:
UTI menerapkan sistem automasi berbasis Intelligent Document Processing (IDP) menggunakan Nanonets OCR yang dipadukan dengan Cyclone RPA untuk menjalankan automasi end-to-end, dari PO masuk sampai SO tercatat di SAP. Cyclone RPA berperan sebagai orchestrator yang menjalankan seluruh proses ini dari awal sampai akhir, termasuk yang memanggil Nanonets untuk membaca dan mengekstrak dokumen PO, bukan hanya aktif di satu tahap saja.
Nanonets mengekstrak informasi penting dari tiap PO, mulai dari customer, nomor PO, tanggal order, item, quantity, satuan, dan detail lainnya, terlepas dari format dan sumber dokumennya. Pelajari lebih lanjut soal Nanonets.
Cyclone RPA memvalidasi data sesuai business rule perusahaan, termasuk memetakan istilah produk yang berbeda antar customer ke SKU internal Sunpride, lalu login ke SAP, membuat SO, dan mencatat semuanya secara otomatis. Pelajari lebih lanjut soal Cyclone RPA.
Satu hal yang penting dipahami, Cyclone RPA bukan cuma muncul di satu tahap. Cyclone yang mengendalikan seluruh alur ini dari ujung ke ujung, termasuk yang memanggil Nanonets untuk ekstraksi data, sampai akhirnya SO tercatat di SAP.
Upload satu Purchase Order, lalu lihat Cyclone mengekstrak data, membentuk Sales Order, dan mengirimkannya ke ERP secara otomatis.
Pilih dokumen PO dari perangkat Anda atau gunakan contoh PO yang sudah disiapkan untuk mencoba demo.
Cyclone membawa data yang sudah tervalidasi ke ERP. Animasi integrasi memperlihatkan satu workflow yang dapat diarahkan ke SAP, Odoo, Oracle, Dynamics 365, dan platform ERP lain.
Purchase Order berhasil diekstrak, divalidasi, dipetakan, lalu diposting ke ERP tanpa input manual tambahan.
Interactive simulation of the Sunpride PO-to-SO workflow. OCR berjalan di browser; koneksi Nanonets dan ERP produksi memerlukan backend/API yang aman.
Kombinasi AI OCR dan RPA bikin automasi ini bisa jalan sampai tuntas, bukan cuma berhenti di baca dokumen. Nanonets OCR menangani ekstraksi data dari dokumen yang formatnya beda-beda, sementara Cyclone RPA yang eksekusi proses input ke SAP sesuai aturan bisnis yang berlaku. Studi kasus ini sebenarnya sisi lain dari proses yang sama dibahas di AP Automation: Cara Menghemat 90% Waktu Proses Invoice Perusahaan, cuma di sini dokumennya PO masuk buat bikin Sales Order, bukan faktur masuk buat accounts payable.
Ingin proses order perusahaan Anda berjalan otomatis seperti Sunpride?
Sales Order Automation adalah automasi proses mengubah Purchase Order (PO) dari customer menjadi Sales Order (SO) di sistem ERP, mulai dari ekstraksi data PO, validasi, hingga input ke sistem, tanpa input manual berulang di setiap tahap.
OCR/IDP seperti Nanonets bertugas membaca dan mengekstrak data dari dokumen PO yang formatnya beragam, sementara RPA seperti Cyclone menjalankan proses bisnis selanjutnya, yaitu validasi, login sistem, input data, hingga pencatatan. Keduanya saling melengkapi: satu untuk membaca, satu untuk mengeksekusi.
Tidak. Solusi ini dirancang untuk bekerja di atas sistem SAP yang sudah digunakan Sunpride, tanpa perlu penggantian atau perombakan besar pada sistem inti.
Cyclone RPA memvalidasi data sesuai business rule yang ditetapkan perusahaan, termasuk memetakan istilah produk pada PO customer ke SKU internal, misalnya deskripsi produk pada PO otomatis dikenali dan disesuaikan dengan penamaan item di sistem Sunpride.
Jika ditemukan kesalahan pada dokumen, data, atau proses, sistem mengirimkan notifikasi melalui email agar tim terkait bisa segera menindaklanjuti sebelum proses dilanjutkan.
Bisa. Fondasi automasi yang sama, yaitu kombinasi IDP untuk ekstraksi dokumen dan RPA untuk eksekusi proses, dapat dikembangkan untuk proses bisnis lain yang punya pola serupa, seperti accounts payable, invoice processing, atau proses administratif lainnya.

Aditya adalah Digital Marketing di PT United Teknologi Integrasi (UTI) dengan pengalaman lebih dari 2 tahun di industri B2B teknologi. Fokus pada strategi konten, SEO, dan digital marketing, menulis seputar tren teknologi, bisnis, dan transformasi digital untuk membantu pembaca memahami topik yang relevan dengan kebutuhan perusahaan mereka.
Aditya Permana•30 Sep 2026
Aditya Permana•30 Sep 2026Bergabunglah dengan ratusan klien enterprise yang telah mempercepat pertumbuhan bisnis mereka melalui infrastruktur TI yang tangguh dan solusi otomatisasi cerdas dari UTI.
Aditya Permana •30 Sep 2026