Technology24 Juli 20267 views

10 OCR Terbaik di Indonesia untuk Bisnis

Bingung pilih OCR? Simak 10 software OCR terbaik di Indonesia untuk bisnis. Cek perbandingan fitur, plus-minus, dan kenapa Nanonets jadi pilihan utama!

10 OCR Terbaik di Indonesia untuk Bisnis
Ringkasan Singkat

Ada banyak software OCR yang beredar di pasaran, mulai dari aplikasi scanner sederhana sampai platform Intelligent Document Processing berbasis AI. Artikel ini merangkum 10 OCR terbaik untuk bisnis, dengan Nanonets (dihadirkan di Indonesia oleh PT United Teknologi Integrasi/UTI sebagai partner resmi) sebagai pilihan utama karena kombinasi akurasi berbasis AI, kemampuan integrasi ke sistem bisnis, dan dukungan implementasi lokal.

Setiap hari, tim finance, admin, dan operasional di banyak perusahaan masih menghabiskan waktu untuk membaca dokumen satu per satu lalu mengetik ulang isinya ke sistem. Invoice, KTP pelanggan, nota, formulir, semuanya perlu diproses secara manual apabila perusahaan belum menggunakan teknologi OCR yang tepat.

Namun tidak semua software OCR punya kemampuan yang sama. Ada yang hanya cocok untuk scan dokumen sederhana secara personal, ada juga yang dirancang khusus untuk otomasi dokumen bisnis skala besar dengan integrasi penuh ke sistem perusahaan. Artikel ini merangkum 10 OCR terbaik yang bisa dipertimbangkan, lengkap dengan fitur, kelebihan, dan kekurangan masing masing.

01

Apa itu OCR Software?

OCR (Optical Character Recognition) adalah teknologi yang memungkinkan komputer membaca teks dari gambar atau dokumen hasil scan, lalu mengubahnya menjadi data digital yang bisa diproses lebih lanjut. Bagi perusahaan dengan volume dokumen tinggi, OCR yang baik dapat memangkas waktu input data secara signifikan sekaligus mengurangi human error.

Yang Membedakan OCR Satu dengan Lainnya

Perbedaan utama antar software OCR biasanya terletak pada tiga hal: seberapa akurat ia membaca dokumen dengan format yang bervariasi, apakah ia berbasis AI atau template tetap, dan seberapa mudah hasil ekstraksinya diintegrasikan ke sistem bisnis yang sudah berjalan.

02

10 OCR Terbaik untuk Bisnis

Berikut ringkasan 10 software OCR yang paling sering dipertimbangkan perusahaan, sebelum masuk ke penjelasan masing masing secara lebih detail.

Peringkat Software Paling Cocok Untuk
1NanonetsOtomasi dokumen bisnis berbasis AI dengan support lokal
2ABBYY FineReaderKonversi dokumen ke format digital yang dapat diedit
3Adobe ScanScan dokumen personal lewat smartphone
4Google Document AITim developer yang ingin membangun OCR custom
5Microsoft Azure AI Document IntelligencePerusahaan yang sudah berbasis ekosistem Azure
6RossumEkstraksi dokumen finansial seperti invoice dan PO
7DocsumoOtomasi dokumen finansial skala enterprise
8Klippa DocHorizonKebutuhan OCR dan verifikasi identitas sekaligus
9CamScannerScan dokumen harian untuk individu atau tim kecil
10VeryfiEkstraksi struk dan nota untuk expense management

Fitur, harga, dan kebijakan masing masing software pihak ketiga di atas dapat berubah sewaktu waktu mengikuti kebijakan vendornya. Sebaiknya cek langsung ke situs resmi tiap vendor untuk informasi paling akurat sebelum mengambil keputusan.

1

Nanonets

2

ABBYY FineReader

ABBYY FineReader adalah salah satu software OCR yang sudah lama dikenal secara global, dengan fokus utama pada konversi dokumen cetak atau hasil scan menjadi format digital yang dapat diedit.

Fitur unggulan: dukungan puluhan bahasa, pemrosesan dokumen dalam batch, serta export ke berbagai format file dokumen.

Kelebihan
  • Akurasi baik untuk dokumen dengan struktur standar
  • Dukungan bahasa yang luas
Kekurangan
  • Harga lisensi cenderung premium
  • Kurang fleksibel untuk workflow otomatis end-to-end dibanding platform berbasis AI
3

Adobe Scan

Adobe Scan adalah aplikasi mobile scanner dari Adobe yang memudahkan pengguna memindai dokumen lewat smartphone dan langsung mengubahnya menjadi PDF.

Fitur unggulan: deteksi tepi dokumen otomatis, penyimpanan ke Adobe Document Cloud, serta konversi cepat ke PDF yang dapat diedit.

Kelebihan
  • Mudah digunakan untuk kebutuhan sehari hari
  • Gratis untuk fitur dasar
Kekurangan
  • Lebih cocok untuk kebutuhan personal dibanding otomasi dokumen skala perusahaan
  • Fitur lanjutan memerlukan langganan Adobe
4

Google Document AI

Google Document AI adalah layanan OCR dan document processing dari Google Cloud yang dapat diakses melalui API, ditujukan untuk tim developer yang ingin membangun solusi OCR custom.

Fitur unggulan: OCR untuk teks dan tabel, API yang dapat diintegrasikan ke aplikasi internal, serta infrastruktur cloud yang scalable.

Kelebihan
  • Infrastruktur stabil dan mudah diskalakan
  • Cocok untuk tim yang punya kapasitas development sendiri
Kekurangan
  • Membutuhkan sumber daya engineering internal untuk membangun workflow bisnisnya
  • Tidak menyediakan pendampingan implementasi lokal
5

Microsoft Azure AI Document Intelligence

Layanan document processing dari Microsoft Azure ini, sebelumnya dikenal sebagai Form Recognizer, ditujukan untuk ekstraksi data dari formulir dan dokumen terstruktur.

Fitur unggulan: model prebuilt untuk invoice dan kuitansi, kemampuan custom model training, serta integrasi dengan ekosistem Azure.

Kelebihan
  • Terintegrasi baik dengan layanan Microsoft lain
  • Cocok untuk perusahaan yang sudah berbasis Azure
Kekurangan
  • Kurva belajar cukup tinggi bagi tim non teknis
  • Implementasi umumnya membutuhkan tim developer
6

Rossum

Rossum adalah platform OCR berbasis AI yang berfokus pada ekstraksi data dari dokumen finansial seperti invoice dan purchase order menggunakan pendekatan deep learning.

Fitur unggulan: otomasi workflow approval dokumen, dashboard monitoring, serta kemampuan ekstraksi untuk dokumen finansial yang kompleks.

Kelebihan
  • Cukup kuat untuk dokumen finansial yang kompleks
  • Kemampuan ekstraksi otomatis yang sudah matang
Kekurangan
  • Biaya implementasi awal relatif tinggi
  • Konfigurasi lanjutan diperlukan untuk hasil optimal
7

Docsumo

Docsumo adalah platform Intelligent Document Processing yang menyasar otomasi dokumen finansial dan operasional untuk perusahaan menengah hingga besar.

Fitur unggulan: template dokumen siap pakai, validasi data otomatis, serta integrasi melalui API.

Kelebihan
  • Cukup fleksibel untuk berbagai jenis dokumen finansial
Kekurangan
  • Dukungan lokal di Indonesia terbatas
  • Skema harga mengikuti model enterprise internasional
8

Klippa DocHorizon

Klippa DocHorizon adalah platform OCR dan document processing asal Eropa yang menyediakan berbagai modul, mulai dari ekstraksi invoice hingga verifikasi dokumen identitas.

Fitur unggulan: OCR multi dokumen, SDK mobile untuk kebutuhan scanning, serta modul verifikasi identitas.

Kelebihan
  • Modul cukup lengkap untuk berbagai use case dokumen
Kekurangan
  • Tim support utamanya berbasis di Eropa, sehingga waktu respons lokal bisa lebih lama
9

CamScanner

CamScanner adalah aplikasi mobile scanner populer yang banyak digunakan untuk memindai dokumen sehari hari lewat smartphone.

Fitur unggulan: scan otomatis, OCR teks dasar, serta fitur berbagi dan penyimpanan cloud.

Kelebihan
  • Mudah digunakan, populer di kalangan individu dan tim kecil
Kekurangan
  • Bukan ditujukan untuk otomasi dokumen skala perusahaan
  • Fitur OCR lanjutan terbatas pada versi berbayar
10

Veryfi

Veryfi adalah platform OCR berbasis API yang berfokus pada ekstraksi data dari struk, nota, dan invoice untuk kebutuhan expense management.

Fitur unggulan: API real time untuk ekstraksi struk dan invoice, deteksi duplikasi data, serta integrasi ke aplikasi finance.

Kelebihan
  • Cepat untuk kebutuhan ekstraksi struk dan expense report
Kekurangan
  • Fokus utamanya lebih sempit pada dokumen terkait pengeluaran dibanding cakupan dokumen bisnis yang lebih luas
03

Tips Memilih OCR Terbaik untuk Bisnis

Dari 10 software di atas, langkah pertama yang disarankan adalah memetakan jenis dokumen yang paling sering diproses tim Anda setiap bulan, beserta estimasi volumenya. Berikut beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan.

Checklist Sebelum Memilih OCR

Tentukan jenis dokumen yang paling sering diproses, pastikan software dapat terintegrasi dengan sistem yang sudah berjalan, pilih yang punya akurasi tinggi untuk format dokumen yang bervariasi, pertimbangkan ketersediaan dukungan lokal untuk implementasi dan support purna jual, dan pastikan kapasitasnya dapat menyesuaikan volume dokumen yang terus bertambah.

Bagi perusahaan di Indonesia yang menginginkan solusi dengan akurasi berbasis AI sekaligus pendampingan implementasi lokal, Nanonets melalui UTI menjadi salah satu opsi yang paling lengkap dibanding software lain pada daftar ini.

Kesimpulan

Setiap software OCR pada daftar ini punya kekuatan masing masing sesuai use case yang ditargetkan, mulai dari aplikasi scanner personal hingga platform enterprise berbasis AI. Namun untuk perusahaan yang membutuhkan otomasi dokumen bisnis secara menyeluruh, mulai dari invoice, KTP, hingga kontrak, dengan dukungan implementasi lokal, Nanonets menjadi pilihan yang paling relevan.

Tertarik melihat bagaimana Nanonets bisa mengotomasi dokumen bisnis Anda?

FAQ Seputar OCR Terbaik

Apa OCR terbaik untuk bisnis di Indonesia? +

Untuk kebutuhan otomasi dokumen bisnis yang menyeluruh dengan dukungan implementasi lokal, Nanonets, yang dihadirkan di Indonesia oleh UTI sebagai partner resmi, menjadi salah satu pilihan yang paling lengkap dibanding software lain pada daftar ini.

Apa perbedaan OCR berbasis AI dan OCR berbasis template? +

OCR berbasis template membaca data berdasarkan posisi tetap pada dokumen, sehingga mudah gagal ketika format berubah. OCR berbasis AI seperti Nanonets memahami konteks isi dokumen, sehingga tetap akurat meski tata letak dokumen bervariasi.

Apakah aplikasi scanner mobile seperti Adobe Scan atau CamScanner cukup untuk kebutuhan bisnis? +

Aplikasi tersebut cukup baik untuk kebutuhan scan dokumen personal atau tim kecil, tetapi umumnya belum dirancang untuk otomasi dokumen skala perusahaan dengan integrasi penuh ke sistem bisnis seperti ERP atau accounting software.

Apakah hasil ekstraksi Nanonets bisa langsung masuk ke sistem ERP? +

Ya, data yang berhasil diekstrak dapat diintegrasikan ke sistem ERP, accounting software, atau workflow internal lain sesuai kebutuhan perusahaan.

Siapa penyedia Nanonets di Indonesia? +

Di Indonesia, Nanonets dihadirkan melalui PT United Teknologi Integrasi (UTI) sebagai partner resmi, lengkap dengan pendampingan implementasi dan support lokal.

Siap Membangun Masa Depan Digital Perusahaan Anda?

Bergabunglah dengan ratusan klien enterprise yang telah mempercepat pertumbuhan bisnis mereka melalui infrastruktur TI yang tangguh dan solusi otomatisasi cerdas dari UTI.

Diskusikan Solusi Anda